-->
feedburner
Berlangganan artikel Anak Muda via RSS FEED

Delivered by FeedBurner

feedburner count

Berita Utama (Headline News)

Ayat-ayat Cinta -- Novel Pembangun Jiwa

Labels:
  • Agregar a Technorati
  • Agregar a Del.icio.us
  • Agregar a DiggIt!
  • Agregar a Yahoo!
  • Agregar a Google
  • Agregar a Meneame
  • Agregar a Furl
  • Agregar a Reddit
  • Agregar a Magnolia
  • Agregar a Blinklist
  • Agregar a Blogmarks

Sebuah novel yang sangat menarik....ditulis oleh seorang novelis muda Indonesia kelahiran 30 September 1976 yang bernama Habiburrahman El-Shirazy, Seorang sarjana lulusan Mesir, beberapa waktu lalu setelah Saya mendengar dari teman tentang novel ini Saya penasaran langsung mencari-carinya dan kebetulan sekali di rak buku Manager Saya ada bukunya spontan langsung meminjamnya (he....he... lumayan), bagi Saya sendiri atau mungkin kebanyakan orang sepintas novel ini seperti novel islami yang banyak beredar di toko buku, namun seperti kebiasaan Saya sebelum membaca lebih jauh Saya selalu melihat cover depan maupun belakang, sinopsis dsb, dan ternyata sungguh luar biasa disitu terlihat banyak sekali komentar maupun pendapat dari para penulis, pecinta buku, seorang tokoh dan sebagainya.. sehingga membuat Saya semakin penasaran untuk membacanya, setelah Saya baca dan telaah novel ini merupakan gabungan dari novel budaya, Islami dan Cinta (according to me), dan tentunya novel ini sangat bagus untuk dibaca oleh pemuda (he..he.. anakmuda) dan semua kalangan..karena didalamnya banyak sekali pelajaran maupun kisah yang sangat bermanfaat bagi kita semua. :D


Let's Explore this book :D

Novel ini menceritakan sebuah kisah cinta yang tidak biasa (wih berat nih), kalau boleh saya katakan kisah cinta yang rumit(red), dimana seorang "Fahri bin Abdillah" (pelajar Indonesia yang berusaha mati-matian untuk menuntut ilmu di universitas Al-Ahzar Kairo Mesir) harus menghadapi kemelut dan terjalnya kisah cinta yang terbalut dalam persoalan hidup yang tidak pernah diduga oleh dirinya sebelumnya. (mmmmmm......)

Pada awal kisah dia bertemu dengan seorang gadis beragama Kristen Koptik yang taat "Maria Girgis" namanya, tetangga satu flat dengan Fahri dan ke empat orang temannya(Saiful, Rudi, Hamdi dan Misbah) dan juga ayahnya adalah pemilik flat tersebut(Tuan Boutros, Madame Nahed, serta dua orang anak mereka - Maria dan Yousef), walaupun mereka sering bertemu atau berpapasan tetapi Fahri selalu menampakkan raut wajah yang sewajarnya dan seketika langsung menunduk begitupun dengan Maria sebagai gadis yang beragama Kristen Koptik dia tetap menghargai apa yg dilakukan oleh Fahri yang beragama muslim justru yang ada dalam hatinya adalah kekaguman kepada sikap, perilaku, dan tutur katanya sehari-hari, sampai suatu ketika dia bertemu dengan Fahri di metro mereka saling berbincang-bincang dan mengatakan dirinya mengagumi Al-Qur'an karena namanya terdapat dalam Surah Maryam dan dia meminta Fahri untuk mendengarkan bacaan surah yang dihafalnya, sungguh terkejut Fahri bahwa seorang Kristen Koptik hafal Surah Maryam dan Al-Maidah dengan baik, walaupun demikian lama kelamaan kekagumannya pada Fahri berubah menjadi rasa Sayang dan Cinta yang amat besar tapi sayang Cintanya kepada Fahri hanya tertuang dalam Diarynya, sampai-sampai dia harus menangis, merana, tersiksa dirundung nestapa yang amat sakit karena cinta (mirip lagu Kasih Tak Sampai -- padi) tragis banget ya.... :D dan pada akhirnya :
“Aku masih mencium bau surga. Wanginya merasuk ke dalam sukma.
Aku ingin masuk ke dalamnya. Di sana aku berjanji akan mempersiapkan
segalanya dan menunggumu untuk bercinta. Memadu kasih dalam cahaya
(Sedih banget...memilukan)
Kemudian ada "Noura" seorang gadis yang juga tetangganya yang harus hidup dalam kesengsaraan dan penyiksaan oleh Ayah tirinya Bahadur (Si Muka Dingin), Fahri sangat menaruh perhatiannya pada Noura karena kehidupan yang dijalaninya begitu berat untuk seorang wanita seperti dirinya, sampai suatu malam ketika semua orang sedang lelap-lelapnya tidur Noura dihajar, dipukul habis-habisan oleh Ayahnya semua orang dikompleknya terbangun dan melihat Noura sedang dipukuli oleh Ayahnya tapi semua diam dan tak menghiraukannya sudah sering mereka melihatnya dipukuli tetapi apa daya mereka tidak mau berurusan dengan Bahadur si "Muka Dingin", tetapi Fahri yang mempunyai hati yang mulia akhirnya dia memberanikan diri untuk menolongnya dan mengajak Maria untuk membantunya, awalnya maria ragu karena dia tidak ingin keluarganya terlibat masalah dengan keluarga Boutrus tetapi setelah dibujuk oleh Fahri akhirnya Maria keluar untuk menolongnya dan mengajaknya untuk sementara tidur dan istirahat dikamarnya, setelah peristiwa tersebut Noura gadis yang lugu diam-diam menaruh hati pada Fahri sampai pada akhirnya Fahri terlibat masalah dengan keluarga Boutrus yang dituduh telah menghamili Noura... (Masalah yang sangat rumit uh....berat...berat) :D
Anggaplah saat ini aku sedangmata haruku. Kalau kau berkenan dan Tuhan mengizinkan aku ingin jadi abdi dan budakmu dengan penuh rasa cinta. Menjadi abdi dan budak bagi orang shaleh yang takut kepada Allah tiada jauh berbeda rasanya dengan menjadi puteri di istana raja. Orang shaleh selalu memanusiakan manusia dan tidak akan menzhaliminya. Saat ini aku masih dirundung kecemasan dan ketakutan jika ayahku mencariku dan akhirnya menemukanku. Aku takut dijadikan santapan serigala." (Penggalan Surat Noura)
"Nurul Azkiya" seorang gadis yang juga menuntut ilmu di negeri para Nabi dia anak seorang Kyai terkenal di Jawa, tapi apa daya Fahri yang seorang petani merasa minder dengan Nurul, sampai suatu ketika Nurul pun diam-diam menyukai Fahri, tapi sayang cintanya harus kandas karena ketidak beraniannya untuk menyatakan Cintanya kepada Fahri yang pada akhirnya dia harus terjebak dalam siksaan cinta yang membuat dirinya merasa bodoh atas ketidakberaniannya untuk mengungkapkan perasaannya. (It's so complicated...... :( )
"Assalamu’alaikum wr. wb. Kutulis surat ini dengan lelehan air mataku yang tiada berhenti dari detik ke detik. Kutulis surat ini kala hati tiada lagi menahan nestapa yang mendera-dera perihnya luar biasa. Kak Fahri, aku ini perempuan paling bodoh dan paling malang di dunia. Bahwa mengandalkan orang lain sungguh tindakan paling bodoh. Dan aku harus menelan kepahitan dan kegetiran tiada tara atas kebodohanku itu. Kini aku didera penyesalan tiada habisnya. Semestinya aku katakan sendiri perasaanku padamu. Dan apakah yang kini bisa kulakukan kecuali menangisi kebodohanku sendiri. Aku berusaha membuang rasa cintaku padamu jauh-jauh. Tapi sudah terlambat. Semestinya sejak semula aku bersikap tegas, mencintaimu dan berterus terang lalu menikah atau tidak sama sekali. Aku mencintaimu diam-diam selama berbulan-bulan, memeramnya dalam diri hingga cinta itu mendarahdaging tanpa aku berani berterus terang. Dan ketika kau tahu apa yang kurasa semuanya telah terlambat." (Sepenggal surat Nurul)
Yang terakhir adalah "Aisha" (Si mata Indah) gadis bercadar yang luar biasa taat kepada ajaran Islam seperti Fahri, pertemuan yang sungguh diluar dugaan bagi dirinya ketika dia harus dibentak, dicaci, dituding oleh orang Mesir di dalam sebuah metro karena telah memberikan tempat duduk untuk para bule(seorang nenek, perempuan muda, dan seorang laki-laki) yang sedang kelelahan, ketika itu terjadi perdebatan yang sengit antara orang mesir dengan Fahri dia tidak tinggal diam karena melihat gadis bercadar itu dihujat dan dicaci oleh orang mesir yang ada dimetro, kemudian setelah Fahri mendamaikan mereka akhirnya Aisha kembali berbincang-bincang dengan bule tadi, Sesaat Aisha mau turun keluar dari metro Aisha sempat mengucapkan "Indonesian, thank you" kemudian Fahri menjawab "Bitte!", sungguh terkejut Aisha ketika mendengar Fahri menjawab dengan Bahasa Jerman dia menatap Fahri penuh tanda tanya, kemudian terjadilah perbincangan antara Fahri dan Aisha dengan Bahasa Jerman akhirnya Aisha mendapatkan Nama dan nomor handphone Fahri, dari situlah awal pertemuan mereka dan akan menjadi kisah yang sangat Luar Biasa. (Love Story.....NGILU... :D)
"Bidadariku,
Namamu tak terukir
Dalam catatan harianku
Asal usulmu tak hadir
Dalam diskusi kehidupanku
Wajah wujudmu tak terlukis
Dalam sketsa mimpi-mimpiku
Indah suaramu tak terekam
Dalam pita batinku
Namun kau hidup mengaliri
Pori-pori cinta dan semangatku
Sebab
Kau adalah hadiah agung
Dari Tuhan
Untukku
Bidadariku"

Penasaran!!!!!...., Bagaimana kisah selengkapnya???? :D cepat beli bukunya......(bukan promosi loh...)
Rate: HIGH RECOMMENDED :D

Update
Filmnya akan segera Launching

References :
  1. Novel Ayat Ayat Cinta
  2. Ayat Ayat Cinta the Movie
  3. Hanung Bramantyo




Baca Artikel Terkait Dibawah Ini :



0 comments:

:)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

Tulis Komentarnya disini ya...(Untuk menampilkan emoticon ketik karakter disebelahnya)